0

Ibu hamil bukan berarti tak bisa traveling. Hanya saja, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan ibu hamil selama traveling, mulai dari pemilihan waktu, persiapan, sampai hal-hal penting saat tiba di tempat tujuan.

Saat hamil, seorang wanita harus benar-benar menjaga kandungannya. Tak boleh beraktivitas berlebihan, apalagi kelelahan. Tapi bagaimana kalau Anda, sebagai ibu hamil, merasa butuh liburan?

Tenang saja, traveling masih bisa dilakukan saat Anda hamil. Tapi setidaknya ada 6 hal penting yang wajib diperhatikan, seperti dilansir dari Huffington Post, Jumat (20/9/2013):

1. Ketahui waktu yang tepat untuk traveling

Mual, pusing, dan rasa tidak nyaman seringkali dialami wanita terutama pada masa awal-awal kehamilan. Maka, waktu paling baik untuk traveling adalah trimester kedua yakni antara bulan ke-4 dan ke-6.

Dokter kandungan ternama asal California, Dr Aron Schuftan, merekomendasikan ibu hamil untuk traveling di usia kehamilan 20-30 minggu. Waktu-waktu yang harus dihindari, selain trimester pertama dan beberapa waktu sebelum melahirkan, adalah minggu ke 36-38.

Selalu konsultasikan ke dokter tentang rencana perjalanan Anda. Adakalanya Anda memang harus menunda traveling kalau jabang bayi berada dalam kondisi riskan. Kalau Anda akan melahirkan dalam jangka waktu kurang dari 30 hari, jangan lupa minta surat keterangan dokter. Surat itu seringkali diminta beberapa maskapai, tentunya kalau Anda traveling naik pesawat.

Post a Comment

 
Top