0
1369146226595

Setiap ibu hamil pasti merasa bosan jika momen indahnya selama mengandung hanya dihabiskan di dalam rumah. Tentu saja ibu hamil perlu menyegarkan pikiran dari kepenatan dan memperbaharui semangatnya. Dan travelling bisa menjadi alternatif yang patut dicoba. Agar travelling menjadi berkesan dan aman, berikut tipsnya:

Pertama,
Pilihlah waktu perjalanan pada trimester kedua, atau saat usia kehamilan lebih dari tiga bulan. Selain karena masa mual sudah lewat dan masih jauh dari masa melahirkan, juga mampu menghindari keguguran pada usia kehamilan muda.

Kedua,
Sebelum berperjalanan, usahakanlah untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan. Hal itu dikarenakan kondisi kandungan setiap ibu hamil jelas berbeda. Sehingga bisa menentukan dengan tepat transportasi yang kelak akan dipakai.

Keempat,
Pertimbangkanlah dahulu secara matang waktu tempuhnya. Bisa jadi dokter kandungan melarang karena waktu perjalanannya terlalu lama, atau karena medannya terlalu curam, sehingga bisa membahayakan si jabang bayi.

Kelima,
Bawalah perlengkapan makanan dan minuman yang cukup bagi ibu hamil selama travelling. Perbanyaklah juga minum air putih agar terhindar dari dehidrasi saat kelembaban udara tengah rendah. Dan jangan lupa siapkan obat-obatan selama perjalanan untuk menghindari mual dan muntah ibu hamil.

Keenam,
Jika memang travelling jarak tempuhnya jauh, sering-seringlah berhenti untuk meregangkan tubuh. Berjalan-jalan sebentar pun baik bagi ibu hamil untuk menghindari penggumpalan darah di kaki. Usahakanlah beristirahat dahulu setiap dua jam sekali.

Ketujuh,
Bilamana perjalanan menggunakan kapal laut, pastikanlah terlebih dahulu sarana kesehatan di kapal tersebut, karena bisa jadi ada kondisi darurat yang terjadi. Kemudian, jika menggunakan mobil pribadi, jangan lupakan sabuk pengaman untuk menghindari trauma pada ibu hamil dan menyebabkan kematian janin.

Post a Comment

 
Top